Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DPP AMI Resmi Lantik Pengurus DPC Nganjuk, Baihaki Akbar Dorong Soliditas dan Penegakan Hukum

Jumat, 28 November 2025 | November 28, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-28T14:01:05Z
 InformasiPhatas.com || Nganjuk - Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (DPP AMI) resmi melantik dan mengukuhkan susunan pengurus baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AMI Kabupaten Nganjuk pada Jumat 28 November 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Acara digelar di Jalan Kenanga, RT/RW 003/002, Desa Godean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar S.E., S.H., didampingi Wakil DPP AMI, Kukuh Setya, serta jajaran pengurus dan anggota DPP dari berbagai daerah. Hadir pula kepala perwakilan kelembagaan AMI yang ikut menyaksikan prosesi pengukuhan.

Dalam agenda tersebut, DPP AMI menetapkan susunan pengurus baru DPC AMI Nganjuk yang sebelumnya telah melalui proses verifikasi dan penilaian sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi. Pengesahan sekaligus menjadi dasar pelaksanaan tugas sosial-kontrol terhadap kebijakan pemerintah maupun pihak swasta di wilayah Nganjuk.

Susunan Pengurus DPC AMI Nganjuk yang dikukuhkan meliputi:

Penasehat: Maksum, S.H.; Ridwan, S.H.

Ketua: Saiful Mandasari

Wakil Ketua: Andik Wijaya

Sekretaris: Tiarsin

Bendahara: Johin Setiawan

Anggota: Hadi, Rifa’i, Erik, Pirno, Rohmadi, Jasmani, Aldy, M. Tohir, Nyamidi, Subianto. 

Dalam sambutannya, Baihaki Akbar menekankan pentingnya kekompakan, loyalitas, dan rasa tanggung jawab seluruh pengurus dalam menjalankan amanah organisasi.

“Tanamkan jiwa komitmen dan solidaritas. PR kita ke depan tidak ringan. Kita harus melawan praktik penyalahgunaan narkoba, peredaran gelap, dan aksi premanisme di tengah masyarakat,” tegas Baihaki.

Baihaki menambahkan bahwa AMI akan terus berada di garis terdepan dalam menyuarakan kebenaran serta mengawasi adanya pungutan liar, gratifikasi, dan segala bentuk tindakan yang melanggar hukum di instansi pelayanan publik.

Ia juga mengutip pesan legendaris Bung Karno tentang kekuatan pemuda, menegaskan bahwa perubahan besar hanya dapat terwujud oleh individu yang memiliki semangat dan tekad kuat.

“Aliansi Madura Indonesia bukan tempat para penjilat, bukan tempat pengkhianat. Ini adalah tempat para pejuang yang menyuarakan kebenaran dan keadilan. Kekuatan sejati bukan pada jumlah, tetapi pada semangat dan kualitas para pejuang yang bersatu,” pungkasnya.

Setelah prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan dari OM Dynasti Music yang menghadirkan dua biduan untuk menghibur tamu undangan. Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat, tertib, dan lancar.








Editor. Kancil
×
Berita Terbaru Update