InformasiPhatas.com || Gresik - Tradisi Sedekah Bumi yang hingga kini masih dilestarikan oleh masyarakat Jawa Timur. Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen, keselamatan, dan kesejahteraan yang telah diberikan.
Hal tersebut tampak pada masyarakat Dusun domas, Desa domas, Kecamatan menganti, Kabupaten Gresik, yang pada hari ini Minggu (31/8/2025) menggelar Kirab Budaya Sedekah Bumi.
Acara berlangsung meriah dengan arak-arakan gunungan dan perahu sebagai simbol warga dusun domas keberkahan dalam mensyukuri hasil bumi, di sebelah selatan balai desa domas lapangan voly, dengan partisipasi seluruh warga, tokoh masyarakat, hingga pemerintah setempat.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Muspika Kecamatan menganti, camat bagus arif jahuari, Kapolsek menganti. Danramil menganti, anggota DPRD gresik, Kepala Desa domas sri retnowati , serta perangkat desa, Satpol PP, Ketua RT/RW, panitia pelaksana, dan masyarakat .
Kepala Desa domas sri retnowati menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah turut serta menyukseskan acara sedekah bumi dusun domas.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Dusun domas atas partisipasi dan dukungan, baik tenaga, pikiran, maupun materi. Tradisi ini adalah wujud syukur kita kepada Allah SWT sekaligus ajakan untuk terus bersedekah. Semoga menjadi berkah bagi kita semua,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya melestarikan tradisi Sedekah Bumi sebagai identitas budaya bangsa.
Lebih lanjut sri retnowati, Sedekah Bumi bukan sekadar ritual, tetapi juga doa bersama agar masyarakat senantiasa diberi keselamatan, hasil panen melimpah, dan kehidupan yang sejahtera. Semoga tradisi ini terus lestari dari generasi ke generasi, tambahnya.
Kirab Budaya Sedekah Bumi di Dusun domas bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga simbol kearifan lokal yang mengajarkan nilai syukur, kebersamaan, dan penghormatan kepada leluhur. Tradisi ini memperkuat persatuan masyarakat sekaligus memperkaya khazanah budaya Indonesia."kata kepala desa domas sri retnowati.
Camat menganti Bagus arif jahuari menyatakan, kecintaan masyarakat terhadap tradisi masih tercermin di Gresik. Salah satunya adalah gelaran sedekah bumi.
"Sedekah bumi ini adalah tradisi turun temurun. Masyarakat harus bangga dan dapat dipertahankan sebagai tradisi, sebab menjadi ungkapan rasa syukur kepada Allah swt atas apa yang diberikan kepada masyarakat melalui hasil bumi yang melimpah.
Ia menegaskan di dalam agama Islam telah diajarkan bahwa sedekah memiliki kekuatan yang luar biasa. "Tidak ada orang yang berkurang hartanya lantaran bersedekah.Adanya sedekah bumi ini, mari bersama-sama kita berdoa agar ke depan, hasil panen akan lebih berkah dan dijauhkan dari segala macam bahaya," imbuhnya.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng, serta penyerahan gunungan wayang kulit dan doa bersama, mencerminkan rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan antar warga. Pada malam harinya, acara semakin semarak dengan pagelaran wayang kulit.(UD)
Editor. Kancil